By. Cucuk Espe In fields where poppies once danced, Beneath a sky now stained, Whispers of sorrow, a tragic romance, As war's cruel tale is ingrained. Soldiers, like shadows, march in despair, Their eyes reflecting a haunting glare, In the symphony of gun and drum, A requiem for the battles yet to come. Upon a canvas of desolation, painted red, The echoes of war, a symphony of dread, Torn landscapes, shattered dreams, Rivers of tears, silent screams. In the ruins of homes, where laughter once soared, Now s…
By Cucuk Espe In nature's realm, where beauty thrives, Humans tread with reckless strides. Ecosystems fragile, pristine and rare, Fall to man's greed, stripped bare. Forests lush, a symphony of green, Now silenced, only echoes remain. Rivers once pure, now tainted by care, As concrete jungles rise, nature despairs. Species vanish, their songs fade, Human progress comes at a grave trade. Earth's intricate web, disrupted and torn, For progress and profit, all else is scorned. Yet hope lingers, a whispering breeze, A chance to mend, t…
Indonesia hanya butuh orang ngerti. (Foto: Pexels/Ihsan) Sore hari, sambil minum kopi... Aku telah lama memutuskan tidak menonton televisi. Karena hampir setiap hari, sejak era 'omong kosong' dicanangkan, acara televisi isinya orang adu pinter. Masalah kemiskinan, BBM naik, sembako selangit, apalagi urusan rebutan kursi jabatan, semua diperdebatkan. Semua ingin menang! Aneh kan? Orang-orang tua dulu selalu bilang, di dunia ini pasti ada dua yang saling berhadapan; ada menang, ada kalah. Lha, mereka yang adu mulut di televisi itu,…
As Coronavirus cases fill the clinics, among the most broken down and probably going to bite the dust are those whose bodies respond in a signature, calamitous way. Invulnerable cells flood and assault the lungs they ought to be securing. Veins release; the actual blood clumps. Pulse falls and organs begin to come up short. Such cases, specialists and researchers progressively accept, are because of an invulnerable framework gotten carried away — so it hurts rather than makes a difference. Regularly, when the human body experiences a…
A wall painting of President Joko Widodo (Jokowi) is standing out enough to be noticed. Since the painting says 404: Not Found. PDI-P lawmaker Arteria Dahlan talked about the painting. He thought about that there are numerous other, more socialized approaches to pass on analysis to Jokowi "We are worried that amidst inviting freedom, for what reason are things like that actually being made. Particularly in Pak Jokowi's period, opportunity of articulation isn't disallowed in any way. There are as yet numerous other acculturated a…
Joseph Robinette Biden alias Joe Biden resmi menjadi Presiden ke-46 Amerika Serikat. Dia menggantikan Donald Trump yang sangat agresif dan spekulatif. Era egoisme Trump pun berakhir. Lantas bagaimana nasib Negeri Paman Sam itu pasca Trump? Dan kini dipimpin oleh politikus gaek, Joe Biden yang berusia 78 tahun? Semakin tua semakin menjadi. Mungkin itulah pernyataan yang sesuai untuk Presiden Amerika satu ini. Joe Biden yang kian menunjukkan kharismanya. Sebagai politikus, dia telah berhasil menggaet hati petinggi dan rakyat Amerika lainnya. Hi…
Covid-19 bikin semua berantakan. Era new normal yang dicanangkan Pemerintahan Joko Widodo, ibarat angin lalu. Faktanya, kini orang semakin 'biasa' mendengar kata virus Covid-19. Saking biasanya, maka banyak (terlalu banyak) yang mengabaikannya. Sebenarnya inilah new normal dalam makna sebenarnya. Jangan dibikin gerakan, justru terdengar lucu. Biarkan saja, maka sikap normal baru pun akan lahir dengan sendirinya. Sayangnya, kita ini sering latah. Latah untuk menunjukkan eksistensi diri (juga kekuasaan) dengan suka bikin 'agenda p…
Singkat saja, kita ini mendadak (sebenarnya sudah lama sih...) menjadi manusia yang ribet. Bencana dunia corona yang kini memasuki babak baru, yakni babak vasinasi, membuahkan impresi baru. Ini bukan babak akhir. Mungkin masih panjang! Vaksin Covid-19 telah disebarluaskan. Diberikan kepada khalayak. Namun, masih ada saja yang mencibir. Dengan beragam alasan mereka menyebut vaksin itu hanya upaya meredakan kebingungan publik. Ya! Vaksin sekedar hiburan untuk publik yang kalang kabut. Ada beberapa orang yang tak mau di vaksin. Tentu dengan alasa…
Media Sosial