DI JOMBANG, KETEMU CAK NASRUL ILLAHI, NGOBROL GAMBUS MISRI

Masihkah Jombang mempunyai Strategi Kebudayaan? (Foto: Dok)

Akhir tahun 2024 lalu, sebuah peristiwa asyik terjadi. Pertemuan dengan tokoh budaya Jombang, Jatim, Nasrul Illahi, akrab disapa Cak Nas, sungguh menggairahkan hal baru. 

Menggairahkan! Karena kami terlibat dalam jagongan budaya yang diinisiasi Sanggar Seni Permata Bangsa pimpinan Abdul Machin. 

Cak Nas, adik kandung Emha Ainun Najib itu, masih bugar. Meski hampir 10 tahun lebih tidak bertemu, rasanya aura keakraban itu 'sangat cepat' terjadi. 

Aku dan Cak Nas, bincang banyak soal kebudayaan di Jombang, Jawa Timur. Khususnya setrategi kebudayaan Jombang untuk menggairahkan seni tradisi. 

Gambus Misri! Cak Nas melontarkan pernyataan asyik. Kekayaan budaya (khususnya seni pertunjukkan khas) Jombang harus dibangkitkan. 

Anak-anak muda sepatutnya menggali nuansa tradisi agar tidak kehilangan jati diri. Menggali karakter bangsa sepatutnya dimulai dari mendedah kekayaan tradisi (baca: kearifan lokal). 

Dan secara formal, ini tugas pemerintah daerah membuat regulasi untuk menggerakkan aksi cinta tradisi. Inilah bentuk nyata setrategi kebudayaan, yang saat ini, hilang di Jombang. 

Cak Nas pun semakin semangat. Dan aku terpantik untuk mewujudkan gagasan tersebut. 

Sehat selalu Cak! #


Posting Komentar

0 Komentar