Covid-19; Vaksin bukan Fuck Shine

Singkat saja, kita ini mendadak (sebenarnya sudah lama sih...) menjadi manusia yang ribet. Bencana dunia corona yang kini memasuki babak baru, yakni babak vasinasi, membuahkan impresi baru. Ini bukan babak akhir. Mungkin masih panjang!

Vaksin Covid-19 telah disebarluaskan. Diberikan kepada khalayak. Namun, masih ada saja yang mencibir. Dengan beragam alasan mereka menyebut vaksin itu hanya upaya meredakan kebingungan publik. Ya! Vaksin sekedar hiburan untuk publik yang kalang kabut.

Ada beberapa orang yang tak mau di vaksin. Tentu dengan alasan yang diyakini benar. Tapi, ini negara adalah institusi lengkap yang memiliki perangkat untuk menguji hal baik untuk masyarakatnya. 

Tidak setuju, oke! Itu hak asasi. Setuju, itu juga hak asasi. Namun sadarkah kita, belang bonteng persepsi itu menunjukkan kita adalah masyarakat yang super ribet. Ada makanan mengeluh, tak ada makanan pun lebih mengeluh. 

Yang jelas ini vaksin bukan fuck shine.

Hmmmm.....


Posting Komentar

0 Komentar