Hampir-hampir, saya tidak pernah menulis atau melakukan aktivitas di depan komputer/laptop tanpa rokok dan kopi. Dua sajian wajib yang 'super wajib' ada di meja tempat biasa saya menulis. Mungkin hanya berlaku untuk diri saya saja. Berbeda orang berbeda cara kerja. Bagi/saya, kopi dan rokok adalah bagian dari elemen proses kreatif. Sepanjang saya menulis, sepanjang itu pula kopi dan rokok menemani. Namun, bagaimana jika tengah malam, saat sedang hot menulis, rokok habis? Warung disekitar rumah tutup semua. Akankah proses kreatif tersendat?
Nah! Pada kondisi.seperti inilah, saya ingin berbagi trik akal bulus agar imaji kreatif tetap lancar. Tentu tips saya ini tidak berlaku bagi orang yang memiliki kebiasaan berbeda dengan saya. Ingat, setiap orang/seniman memiliki cara masing-masing dalam berproses kreatif. Bagi Anda yang memiliki kegemaran (kopi dan rokok) seperti saya; bagaimana cara menyiasatinya? Berikut saya akan berbagi tips akal bulus sederhana.
Pertama, ketika batang rokok masih banyak, ingatlah waktu Anda kehabisan rokok. Tindakan riilnya, jangan pernah membuang puntung rokok sembarangan. Juga jangan pernah menyurukkan batabg rokok --biasanya sisa 1 - 1,5 cm-- ke asbak hingga rusak. Matikan biasa saja dan biarkan menumpuk di asbak.
Kedua, bukan soal gaya-gayaan, kalau Anda sebaiknya memiliki pipa rokok. Tidak perlu harga mahal. Pilih yang biasa saja karena yang kita.butuhkan adalah fungsi maksimalnya. Saya jadi teringat; kenapa banyak seniman memiliki pipa rokok meski jarang dipakai. Setelah saya renungkan, akhirnya saya menemukan jawaban.
Oke, dua perangkat akal bulus telah.kita miliki. Sekarang bagaimana implementasi kreatifnya? Begini...
Saat malam dan saat giat-giatnya menulis, rokok habis. Jangan bingung. Ambil batang korek api, tusuk gigi (jika ada) carilah puntung sisa rokok dari asbak. Sentil-sentil hingga sedikit bersih dari abu. Nah! Berikutnya, tancapkan perlahan batang rokok tadi ke pipa. Rokok pun siap...Dengan melakukannya berulang kali, hingga puntung rokok di asbak, bersih nyaris tak tersisa.
Bagainama? Anda bisa menbayangkan akal bulus tersebut? Selamat mencoba. Semoga malam dengan "puntung rokok" Anda menyenangkan. Ingat, akal bulus ini hanya bisa dilakukan pada rokok berjenis kretek. Selamat mencoba. Kreatif selalu. -#CE
0 Komentar