Anda terkejut. Sinis. Tersenyum. Atau melotot saat membaca judul tulisan ini? Semua reaksi itu adalah wajar mengingat saya akan menyampaikan hal yang tidak lazim. Hal yang sangat dikeramatkan oleh banyak penulis. Kita sepakat bahwa judul adalah wajah sebuah tulisan. Saya tegaskan bahwa 50% keberhasilan sebuah tulisan terletak pada judul. Selanjutnya, jika judul sudah mampu menarik Pembaca maka 50% lainnya, yakni isi tulisan tinggal mudahnya saja. Nah! Kenapa kok saya mengatakan hal yang keramat itu; boleh ngawur? Begini, mari kita baca deng…
Hampir-hampir, saya tidak pernah menulis atau melakukan aktivitas di depan komputer/laptop tanpa rokok dan kopi. Dua sajian wajib yang 'super wajib' ada di meja tempat biasa saya menulis. Mungkin hanya berlaku untuk diri saya saja. Berbeda orang berbeda cara kerja. Bagi/saya, kopi dan rokok adalah bagian dari elemen proses kreatif. Sepanjang saya menulis, sepanjang itu pula kopi dan rokok menemani. Namun, bagaimana jika tengah malam, saat sedang hot menulis, rokok habis? Warung disekitar rumah tutup semua. Akankah proses kreatif tersen…
Sebuah pertanyaan selalu muncul ketika saya diminta mengajari atau melatih cara membaca puisi; bagaimana membaca puisi yang baik? Adakah teori yang manjur untuk tampil di atas panggung membaca puisi? Jujur saya jawab, tidak ada teori yang benar-benar manjur untuk membaca puisi. Kenapa? Anda tidak percaya? Begini, kalau teori tentang puisi sebagai karya sastra banyak diajarjab di sekolah dan bangku kuliah. Bagaimana unsur pembangun puisi (intrinsik dan ekstrinsik) saling berjalin dalam diksi menbangun makna puisi. Tetapi memahami dua unsur ters…
Media Sosial