Covid-19 bikin semua berantakan. Era new normal yang dicanangkan Pemerintahan Joko Widodo, ibarat angin lalu. Faktanya, kini orang semakin 'biasa' mendengar kata virus Covid-19. Saking biasanya, maka banyak (terlalu banyak) yang mengabaikannya. Sebenarnya inilah new normal dalam makna sebenarnya. Jangan dibikin gerakan, justru terdengar lucu. Biarkan saja, maka sikap normal baru pun akan lahir dengan sendirinya. Sayangnya, kita ini sering latah. Latah untuk menunjukkan eksistensi diri (juga kekuasaan) dengan suka bikin 'agenda p…
Singkat saja, kita ini mendadak (sebenarnya sudah lama sih...) menjadi manusia yang ribet. Bencana dunia corona yang kini memasuki babak baru, yakni babak vasinasi, membuahkan impresi baru. Ini bukan babak akhir. Mungkin masih panjang! Vaksin Covid-19 telah disebarluaskan. Diberikan kepada khalayak. Namun, masih ada saja yang mencibir. Dengan beragam alasan mereka menyebut vaksin itu hanya upaya meredakan kebingungan publik. Ya! Vaksin sekedar hiburan untuk publik yang kalang kabut. Ada beberapa orang yang tak mau di vaksin. Tentu dengan alasa…
Sebenarnya sudah jelas. Antara duit dan kebahagiaan, mana yang harus dipilih. Tetapi yang menarik adalah dari perpektif mana, kita memilih. Perfekstif ternyata mampu mempengaruhi jatuhnya pilihan. Dua hal yang sama-sama penting. Duit berguna dengan kelansungan hidup duniawi. Kebahagiaan juga penting demi ketenangan menjalani pekerjaan sehari-hari. Dua hal yang tak terpisahkan. Dan dua hal yang sangat penting. Penting sekali! Tapi tidak kalah pentingnya adalah motif atau perfektif yang kita gunakan untuk melihat dua variabel tersebut. Ambil co…
Media Sosial