![]() |
Menghayati makna pergantian tahun. (Foto: Dok/ist). |
Aku menulis catatan ini, 1 Januari 2025. Dan momentum pergantian tahun itu terjadi tadi malam (beberapa jam lalu).
Momentum pergantian tahun, mestinya berjalan sangat 'khusyu'. Tetapi tidak terjadi di kampungku atau bahkan di seluruh penjuru negeri.
Nuansa profan, tanpa pendalaman makna, menandai detik-detik pergantian tahun.
Inikah yang dicari? Momentum pergantian tahun terasa cukup hingar. Sakralitas hanya omong kosong Harapan baru hanya 'silat lidah' jika ada yang bertanya
Merayakan momentum pergantian tahun dengan beragam cara merupakan hak asasi. Ekspresi kegembiraan yang tak tertolak.
Namun masih adakah ruang berpikir dalam batin kita, laku otokritik yang mencerdaskan?
Saya kira, niatan otokritik telah tergilas euforia pesta pergantian tahun. Ujungnya, momentum pergantian tahun semakin profan
Selamat Tahun Baru 2025. #
0 Komentar