![]() |
Manusia dalam dialektika 'sisi gelap' (Ilustrasi: Cucuk Espe) |
Manusia diciptakan untuk menjadi makhluk teaterikal. Layaknya panggung eksperimental, manusia harus menjalani dengan penuh totalitas.
Sisi gelap dan terang saling berdialektika dalam diri manusia untuk menciptakan keutuhan peran.
Keutuhan pribadi dan kematangan diri, sejatinya ibarat pendulum gelap-terang yang saling 'bermain' dalam batin.
Manusia Sempurna
Sebuah utopia menuju kesempurnaan, begitulah manusia menuju keutuhan dirinya.
Merawat 'sisi gelap' dalam beragam kualitas merupakan pemenuhan unsur utopis yang terus berkelindan.
Manusia makhluk teaterikal yang seharusnya tak kehilangan akal. Menjaga harkat agar menjadi aktor hebat.
Hebat diantara 'kecompang-campingan' moralitas modern. Demikian catatan hari ini. #
0 Komentar