Ikon Jombang yang kian compang-camping. (Ilustrasi: Dok) Aku lahir di kabupaten ini. Kemanapun, nama 'Jombang' dalam segala persepsi selalu melekat padaku setiap memperkenalkan diri. Dalam satu sisi aku bangga. Tapi di sisi lain, campur aduk antara malu, sedih, kecewa, hingga marah. Ternyata kabupaten tempatku lahir ini, belum memiliki ikon yang 'branded'. Sebuah ikon yang sangat marketable untuk 'menjual' potensi wilayah serta rujukan nilai karakter. Baca Juga: GIZI GRATIS DAN KEWAJIBAN POLITIS Buruknya Strategi …
Media Sosial