Sungai itu wajah peradaban. (Foto Ilustrasi: Sungai di wilayah Jombang-Jatim/cs) Aku tidak sedang menulis lakon pementasan tentang sungai. Juga tidak sedang mempersiapkan puisi tentang sungai. Bagiku, sungai sudah terlalu puitik. Dan sungai - di negeri ini - telah menyajikan lakonnya sendiri. Sebuah cerita yang sangat teaterikal. Sungai hari ini, telah memerankan sisi protagonik dan antagonik yang sangat menarik. Bak seorang aktor yang hadir multitafsir di atas panggung realitas. Baca Juga : ESAINOLOG: HUJAN TERLALU PAGI Imaji sungai menyug…
Media Sosial