Aku semakin paham mengapa para tetua atau kakek buyut dulu sering menyendiri dan berdiam diri di suatu tempat. Lepas dari hedonisme dalam rangka mendengarkan suara nurani merupakan tujuan tertinggi. Bukan untuk menyia-nyiakan harta dan segala kesenangan tetapi melatih diri "menyapa" kesenangan dengan sewajarnya. Itu yang penting! Terlalu banyak gelimang kesenangan, kecurangan, kebohongan, keserakahan, dan kemunafikan yang mematikan kejernihan. Terlalu banyak pula manusia yang menghamba pada keseluruhan perilaku tak terpuji. Hasiln…
Indonesia hanya butuh orang ngerti. (Foto: Pexels/Ihsan) Sore hari, sambil minum kopi... Aku telah lama memutuskan tidak menonton televisi. Karena hampir setiap hari, sejak era 'omong kosong' dicanangkan, acara televisi isinya orang adu pinter. Masalah kemiskinan, BBM naik, sembako selangit, apalagi urusan rebutan kursi jabatan, semua diperdebatkan. Semua ingin menang! Aneh kan? Orang-orang tua dulu selalu bilang, di dunia ini pasti ada dua yang saling berhadapan; ada menang, ada kalah. Lha, mereka yang adu mulut di televisi itu,…
Tips menulis! Ya, hingga saat ini, saya belum menemukan tips jitu menulis artikel. Termasuk apa yang akan saya bagi dengan Pembaca berikut ini. Ini adalah pengalaman saya pribadi, selama melakukan aktivitas menulis. Setelah ‘berhasil’ membuat judul tulisan yang menarik, berikutnya adalah membuat paragraf pembuka. Mengapa paragraf pembuka menjadi penting? Seberapa besar pengaruhnya terhadap ‘keberhasilan’ sebuah artikel? Sebelum terjadi ‘salah paham’ diantara kita (?) perlu saya tegaskan bahwa setiap orang yang gemar menulis memiliki metod…
Media Sosial